Postingan

Koneksi Antar Materi Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan sebagai Pemimpin Oleh: Hairudin Rahman, CGP A.10 Kab. Tabalong   “ Mengajarkan anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama adalah yang terbaik ” (Teaching kids to count is fine but teaching them what counts is best)  oleh Bob Talbert.   Dari kutipan pendapat Bob Talbert tersebut dapat dipahami bahwa mengajar adalah bukan tugas utama guru tetapi mendidik. Mendidik adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. Untuk itu, hakikatnya pendidikan diupayakan untuk mengembangkan potensi seseorang dan diarahkan pada tujuan yang diharapkan untuk menjadikannya sebagai manusia seutuhnya sehingga dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungannya.  Untuk itu, sebagai seorang pendidik, guru harus mampu memberikan kontribusi po...
Gambar
    AKSI NYATA: DESIMINASI BUDAYA POSITIF DI SMK NEGERI 1 HARUAI   Hairudin Rahman CGP Angkatan 10 Kelas A.10.25 Kabupaten Tabalong SMK Negeri 1 Haruai     Latar Belakang Budaya positif di sekolah merupakan nilai-nilai, keyakinan dan asumsi dasar yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan nilai-nilai yang dianut dan diyakini di sekolah.Nilai tersebut tertuang pada visi dan misi sekolah. Sehingga, tentu saja b udaya positif tersebut berisi kebiasaan-kebiasaan yang sudah disepakati bersama dan dijalankan dengan memperhatikan  kodrat alam dan kodrat zaman serta keberpihakan pada murid.  Hal ini sejalan dengan filosofi pemikiran Ki Hadjar Dewantara bahwa “ Pendidikan itu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada murid agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagaiaan yang setinggi-tingginya .” Oleh karena itu, upaya dalam menanamkan budaya positif di sekolah merupakan tanggung jawab guru, karena guru m...

BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM DENGAN MEDIA ONLINE BRITISH COUNCIL DAN VIDEO YOUTUBE

  MAKALAH TINJAUAN ILMIAH       IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM   DENGAN MEDIA ONLINE BRITISH COUNCIL DAN VIDEO YOUTUBE   UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI LISTENING   PESERTA DIDIK  TERKAIT TEKS  WAWANCARA PEKERJAAN                       Oleh: HAIRUDIN RAHMAN, S.Pd.I., M.Pd NIP. 19831009 200904 1 001         PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SMK NEGERI 1 HARUAI 2021   BAB I PENDAHULUAN                 1.1    Latar Belakang Masalah   Pembelajaran bahasa Inggris di SMK merupakan upaya penguasaan bahasa asing atau target sesuai dengan kompetensi keahlian peserta didik berupa English for Specific Purposes. Hal ini penting sebagai daya dukung dalam m...